
Rendang
Daging sapi dimasak berjam-jam dengan santan dan rempah hingga bumbunya mengering. Rasanya pekat, gurih, dan tahan lama.
Dataran Tinggi Minangkabau yang Sejuk
Bukittinggi berdiri di dataran tinggi Minangkabau, dikelilingi Gunung Singgalang dan Marapi. Di pusat kotanya berdiri Jam Gadang, menara jam yang dibangun pada 1926 pada masa Hindia Belanda dan kini menjadi penanda kota. Dari sini, pasar, benteng, dan ngarai bisa dijelajahi dengan berjalan kaki atau naik bendi.
Sekitar 36 kilometer ke arah barat, Danau Maninjau terbentuk dari kaldera letusan gunung api purba. Jalan menurun berkelok 44 tikungan, dikenal sebagai Kelok 44, memberi sudut pandang terbaik ke permukaan danau dan hamparan sawah di tepinya. Rumah gadang bergonjong tanduk kerbau tersebar di nagari sekitar, menandai budaya matrilineal Minangkabau yang masih hidup.
Bagi pencinta kuliner, inilah wilayah asal rendang, sate Padang, dan dadiah. Menginap satu atau dua malam sudah cukup untuk memadukan kota tua, danau, dan makanan khas dalam satu perjalanan.
Di Bukittinggi & Danau Maninjau, cicipi Rendang, Sate Padang dan Nasi Kapau. Kuliner daerah lain

Daging sapi dimasak berjam-jam dengan santan dan rempah hingga bumbunya mengering. Rasanya pekat, gurih, dan tahan lama.

Sate daging sapi dengan kuah kental kuning berbumbu rempah, ditaburi bawang goreng dan ditemani lontong.

Nasi dengan aneka gulai yang diambil langsung dari los-los pedagang di Pasar Atas Bukittinggi. Gulai nangka dan tunjang menjadi favorit.
1 paket tersedia, mulai Rp1.450.000.