Cerita destinasi

Tanjung Puting di Kalimantan Tengah adalah salah satu tempat terbaik untuk melihat orangutan Kalimantan di habitat aslinya. Perjalanan biasanya dilakukan dengan klotok, perahu kayu bertingkat yang menjadi tempat makan dan tidur, menyusuri Sungai Sekonyer dari Kumai.

Camp Leakey, didirikan pada awal 1970-an oleh peneliti Biruté Galdikas, menjadi tujuan utama. Pada jam pemberian makan oleh pengelola, orangutan semi-liar sering terlihat; bekantan, burung rangkong, dan satwa lain bisa ditemukan sepanjang sungai.

Pengalaman menginap di sungai, dengan suara hutan malam dan langit bertabur bintang, membuat perjalanan ini berbeda dari wisata satwa biasa. Ikuti aturan taman nasional: jangan memberi makan satwa dan jaga jarak aman.

Mengapa layak dikunjungiBermalam di perahu di tengah hutan hujan dan bertemu orangutan secara langsung.

Daya tarik & objek wisata

Camp LeakeySungai SekonyerTanjung HarapanPondok TangguiKumai

Aktivitas yang bisa dilakukan

Alam

Pengamatan orangutan liarJungle trek

Petualangan

Menginap di klotokMenyusuri Sungai Sekonyer

Kuliner Khas yang Wajib Dicoba

Di Taman Nasional Tanjung Puting, cicipi Juhu Umbut Rotan dan Kalumpe. Kuliner daerah lain

Juhu Umbut Rotan, kuliner khas Dayak, Kalimantan Tengah
Dayak, Kalimantan Tengah

Juhu Umbut Rotan

Umbut atau pucuk muda rotan yang dimasak dengan ikan dalam kuah kuning. Rasanya sedikit pahit dan segar.

Kalumpe, kuliner khas Dayak, Kalimantan Tengah
Dayak, Kalimantan Tengah

Kalumpe

Sayur daun singkong yang diolah dengan bumbu tradisional dan disajikan bersama aneka lauk Dayak.

Tips perjalanan

  • Terbang ke Pangkalan Bun, lalu menuju Kumai untuk naik klotok.
  • Pakai pakaian panjang berwarna netral dan bawa obat anti nyamuk.
  • Jaga jarak dengan orangutan dan jangan membawa makanan ke dalam hutan.
  • Pesan klotok lewat operator resmi dan tanyakan apa saja yang termasuk dalam paket.

Paket open trip ke Taman Nasional Tanjung Puting

1 paket tersedia, mulai Rp13.136.900.

Destinasi lainnya